Seorang Kurir Menampung Seorang Nenek Dirumahnya Karena Tersesat, Keesokan Harinya, Ia Menerima Telepon Yang Sangat Tidak Terduga!
SAYAPOKER.asia - Hendy adalah seorang kurir pengantar barang disebuah kota kecil. Hari itu, Hendy terpaksa lembur karena jumlah barang kiriman cukup banyak. Dalam perjalanan pulang kerumahnya, Hendy dipegat oleh seorang nenek tua. Hendy pun langsung menghentikan motor dan bertanya ada apa gerangan.
Nenek bertanya "Nak, didekat sini ada kantor jasa kurir ya?" Melihat langit sudah gelap, Hendy yang ingin segera pulang balik bertanya dengan nada tak sabar, "Kantor jasa di dekat sini sangat banyak nek, nenek mau cari yang mana?"
"Aduh, saya juga tidak tahu yang mana. Saya kesini untuk mencari anak saya, dia kerja di perusahaan jasa kurir di kota ini. Anak saya sudah setengah tahun tidak pulang kerumah. Setiap kali saya telepon, dia selalu bilang sedang sibuk. Bulan lalu dia janji mau jemput saya ke kota, tapi sudah lewat satu minggu, ia masih belum menjemput saya. Akhirnya saya putuskan untuk datang sendiri tanpa memberitahunya. Saya tidak menyangka kota ini cukup besar, sekarang saya tidak tahu harus cari kemana lagi" ujar sang nenek memberikan penjelasan.
"Kalau begitu, coba nenek berikan saya nomor telepon anak nenek, biar saya menghubungi dia dan minta dia langsung jemput nenek disini," balas Hendy. "Itu dia nak, nomor telepon anak saya, saya tulis di dinding ruang tamu, tapi saya lupa untuk catat dan bawa kesini. Saya sudah tua, suka lupa ini itu," jawab sang nenek dengan putus asa.
Hendy merasa iba terhadap sang nenek. Jika dipikir-pikir, nenek ini pasti sangat merindukan anaknya, sampai-sampai nekat datang ke kota sendirian. Hendy akhirnya memutuskan untuk membawa sang nenek pulang kerumahnya untuk beristirahat karena hari sudah larut malam.
Sesampainya dirumah, Hendy mengirimkan foto dan nama sang nenek di grup chat kantornya. Hendy menjelaskan kalau nenek itu sedang mencari anaknya yang juga adalah kurir pengantar barang. Hendy pun meminta bantuan orang-orang kantornya untuk menyebarluaskan berita itu.
Keesokan harinya, Hendy terbangun karena handphonenya tidak berhenti berdering. Jam handphonenya Hendy masih menunjukkan pukul 5:30, namun ketika melihat orang yang menelpom adalah bosnya, Hendy langsung mengangkat telepon itu. Ternyata, sang nenek adalah ibu bos Hendy! Hendy pun diminta untuk segera mengantarkannya ke kantor.
Sesampainya dikantor, bos Hendy langsung berlutut minta maaf kepada ibunya, "Bu, maafkan aku! Aku anak yang tidak berbakti. Karena saking sibuknya, aku lupa sama sekali akan janjiku, aku lupa menjemput ibu, sampai-sampai ibu datang sendiri kesini."
"Ibu tahu kamu sibuk nak, makanya ibu kesini sendiri, tapi ibu malah tersesat di tengah jalan. Untung saja ibu ketemu anak muda ini, jika tidak, ibu tidak tahu harus bagaimana. Ibu tidak sangka ternyata dia adalah pegawaimu!" ujar sang nenek.
Mendengar hal itu, bos Hendy kemudian berkata, "Untung saja ada kamu Hendy, terima kasih! Oh iya, kamu sudah kerja disini tiga tahun bukan? Kebetulan beberapa hari yang lalu ada satu orang kepala bagian mengundurkan diri, saya sedang pikir siapa yang akan menggantikannya. Begini saja, mulai besok, kamu saya angkat jadi kepala bagian."
Belum habis rasa kaget Hendy mengetahui nenek yang ia temukan adalah ibu dari bosnya. Hendy sudah kembali dikejutkan dengan kenaikan pangkat yang tidak terduga! Orang yang baik hati dan tulus, pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal, seperti apa yang dialami Hendy.

0 komentar: