Pria Ini Membeli Lemari Kayu Yang Berusia 125 Tahun di Pasar Loak, Ketika Membuka Laci Paling Bawah, Ia Kaget Bukan Main Melihat Isinya!
SAYAPOKER.asia - Emil Knodell, Pria yang berusia 67 tahun ini membeli sebuah kemari di pasar loak. Ia tertarik dengan desain klasik dan bahan dari lemari tersebut, apalagi si penual mengatakan padanya kalau lemari ini memiliki sejarah lebih dari 125 tahun, ia pun semakin tertarik.
Karena sudah 3 hari dan belum ada yang mau membeli, penjual pun menurunkan harga menjadi 100 USD, atau Rp 1,3 juta rupiah. Karena keindahan setiap detail dan kekokohan dari lemari ini, Emil pun memutuskan untuk membelinya.
Penjual memberitahunya kalau lemari ini memiliki sejarah lebih dari 125 tahun, awalnya lemari ini di jual dengan harga yang tinggi, namun karena sudah di pajang 3 hari dan tidak ada yang mau membeli, penjual tersebut menurunkan harga hingga 100 USD.
Emil pun memindahkan lemari tersebut bersama dengan temannya. Namun saat mengangkatnya, mereka mendengar suara-suara aneh dari laci paling bawah lemari itu. Ketika di buka, rupanya laci paling bawah menyimpan banyak harta karun seperti perhiasan, berlian, uang tunai, serta barang-barang kuno selama perang saudara.
Meskipun Emil tidak benar-benar menghitungnya, namun ia memperkirakan bahwa barang-barang di dalamnya tentu memiliki harga yang sangat tinggi. Dan Emil melakukan harga yang tidak terduga!
Karena tidak tahu apa yang harus di lakukan dengan barang-barang itu akhirnya Emil memilih menghubungi penjual dan mengembalikan kepadanya. Karena menurut dia, ia hanya membeli lemari, bukan barang di dalamnya.
Emil pun mendapat pujian dari penjual. Penjual tersebut sangat berterima kasih dan mengatakan akan memberikan sebagian kepada Emil. Namun Emil tidak mau menerimanya, ia mengaatakan kalau ia tidak mau barang yang bukan miliknya, jika tidak hidupnya tidak akan tenang.
Ternyata lemari itu adalah peninggalan dari buyut penjual tersebut, penual itu bahkan sama sekali tidak tahu ada harta karun di dalam lemari itu. Sangat inspiratif ya teman-teman. Segala sesuatu yang bukan milik kita memang sudah seharusnya kita kembalikan. Karena uang dan harta bukanlah segalanya, yang terpenting adalah kejujuran.

0 komentar: